Tampilkan postingan dengan label manohara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manohara. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Juni 06, 2009

MANOHARA MINTA DUBES RI DI MALAYSIA DIGANTI

Kekesalan Manohara kepada Kedutaan Besar RI di Malaysia tidak main-main. Mano meminta agar Kedubes Malaysia segera diganti. “Harus diganti Dubes RI di Malaysia,” ucap Mano setelah melakukan konpers di Markas Merah Putih, Jalan Biak, Petojo, Jakarta Barat, Ahad (31/5).

Kekesalan tersebut bukanlah tanpa sebab. Mano mengaku tidak mendapatkan bantuan apapun, bahkan terkesan baginya pihak Kedubes telah membuat pemberitaan bohong tentang dirinya. “Dia yang bilang kalau Mano seneng-seneng di KL (Kuala Lumpur), padahal tidak begitu,” imbuhnya. Mano juga menceritakan pernah satu waktu ia menelepon ke pihak Kedubes namun tidak ditanggapi. “Saya bilang ini telepon emergency, tapi dibilang tidak bisa karena sedang libur.” Hal senada juga dikisahkan sang ibunda, Daisy, yang mengaku tidak mendapatkan bantuan apa-apa dari kedutaan Indonesia di sana. “Tidak ada bantuan dari Kedubes Indonesia di Malaysia, saya hanya dapat bantuan dari Laskar Merah Putih,” kata Daisy.


SAMPAIKAN NOTA DIPLOMATIK

Departemen Luar Negeri (Deplu) mengaku sudah menyampaikan nota diplomatik ke Malaysia terkait kasus yang menimpa Manohara Odelia Pinot. “Pak Dubes sudah menyampaikan nota diplomatik dan sudah menghubungi Kesultanan,” ujar Juru Bicara Deplu Tengku Faizasyah kepada detikcom, Ahad (31/5). Menurut Faiz, Dubes RI di Malaysia bahkan sudah pernah menghubungi langsung pihak Kesultanan Kelantan. Sampai akhirnya terjadi pertemuan antara pihak Kesultanan dengan KBRI. Pada saat pertemuan itu, kata Faiz, pihak Kesultanan sebenarnya sudah pernah menjanjikan akan mempertemukan Manohara dengan keluarganya. Namun janji itu hingga kini tidak kunjung tercapai. “Tapi karena Sultan sakit agak lain kejadiannya,” imbuh Faiz.
Soal pengakuan Manohara yang menelepon Kedubes di Malaysia tapi tidak ditanggapi, Faiz tidak tahu. Menurutnya bisa saja Manohara pernah menghubungi Kedubes tetapi tidak ditangani oleh yang menerima karena pelayanan di Kedubes sangat banyak. “Proses melayani WNI di Malaysia dalam jumlah besar sulit juga mengingat apakah ada nama Manohara. Kalau mungkin ke-record bisa dicari,” paparnya. Faiz mengatakan, pihak KBRI di Singapura turut berperan memulangkan Manohara. Petugas KBRI di Singapura membantu pengurusan administrasi Mano, agar bisa keluar dari negeri singa itu. “Karena diurus administrasinya oleh KBRI di sana. Kalau nggak, tidak bisa keluar dia,” katanya. Manohara kini telah kembali ke Jakarta dijemput ibunya Daisy Fajarina dan kakaknya Dewi Sri Asih dari Hotel Royal Plaza Singapura. Pemulangan Manohara melibatkan pihak kepolisian setempat, FBI, dan pihak KBRI di Singapura.

Read More......

Minggu, Mei 31, 2009

MANOHARA BEBAS

Pembebasan manohara di sambut gembira oleh pihak keluarga, mhohara mengatakan tidak akan mau lagi berjumpa dengan suaminya lagi.si cantik manohara tersiksa dalan dekapan suaminya sehingga manihara berusaha melepas jeratan itu dengan berbagai cara dan kini dia beba dri siksa suaminya itu pangeran fakhry.

manohara terus menlemparkan senyum pada para wartawan yang meliput pada hari minggu ketika turun dari pesawat dan di sambut oleh keluarga dengan tangis bahagia..manohara telah kembali kepangkuan ibu pertiwi manohara. untuk info lebih lanjut silahkan anda lihat acara eklusifnya besok pada hari senin,01,09 jam 9.00 wib di global tv

Read More......

Recent Coment

Friends Link

Buku Tamu

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP