Rabu, April 08, 2009

Bagai Telor Di Ijung Tangkai | Bunga Raya


Duh nasib mengapa begini?? walaupun kita hidup tidak boleh menyesali nasib tapi kalau gini terus ya gemana......... gituu
dua hari lagi kita bakal menentukan calon pemimpin bangsa ini ke depan nah detik detik itulah yang sangat di tunggu oleh para reader hehehe kaya pembalap aj,,nexx dimana ribuan bahkan jutaan manusia si reader tadi berkoar siang dan malam untuk mendapat simpatik, dukungan dari masyarakat dengan menjanjikan sejuta harapan kepada masyarakat,,..nah bermacam bentuk dan strategi yang mereka terapkan itu akan mereka lihat hasilnya pada tanggal 9 April nanti.adapun kita memilih itu adalah untuk kemajuan bangsa kita ke depan juga,tetapi memilih yang kaya apa yang bisa menentukan bangsa yang ebih baik kedepannya??nah itulah yang saya pikirkan sekarang ini. milih salah ga milih salah......wah wah emang serba alah.kalau kita memilih yang salah kita juga yang belangsak, kalau kita tidak memilih ya kita juga yang belangsak, emang bagai telor di ujung tangkai dehh.
bagi kita rakyat kecil memilih itu ada selogannya katanya sih pilihlah yang anda kenal,,tapi sudah lama kita pesta demokrasi ya hasilnya gt2 aja..
saran kalau memilih jangan lah karena itu dan ini tapi berdasarkan dari hati nurani,berdasarkan dari keikhlasan calon pemimpin yang memang bener2 memperjuangkan rakyat.bagai manakah kreteria pemimpin yang memperjuangkan rakyat?? tunggu artikle berikutnya..


11 komentar:

sungaikuantan.com 8 April 2009 02.34  

pertamaXXX............. deh......
siip bro.... makasih dukungannya...

Bahasa Online 8 April 2009 02.57  

aslmkm bro..... mohon dukungan ye....

Sang Cerpenis bercerita 8 April 2009 16.01  

perumpamaan yg keren. bagai telor di ujung tanduk biasanya kan kalimat itu ya

Anonim,  8 April 2009 16.02  

sekali2 dumai downk..
kan byk pariwisata ne,,

attayaya 8 April 2009 16.21  

bagai telor diujung tanduk
salah pilih jadi tertunduk

J O N K 8 April 2009 17.03  

mudah2han kita diberi petunjuk untuk memilih pemimpin yang pas ...

Joo Izzy 8 April 2009 18.34  

Benerr ueyy.... memang begitu seharusnya...
memilih... *hidup itu pilihan kan... hewwww*

genial 8 April 2009 22.28  

abisnya bnyk banget, ya calegnya,,, ya benderanya,,, semua platform nya sama...
pusing...

Bunga 8 April 2009 22.39  

bagai jarum di permukaan kulit, ditusukkan sakit, ga di tusukan ga kan sembuh sakit.

maksud????

Rubiyanto 22 Juli 2009 22.08  

hidup adalah pilihan, jadi setiap memilih harus dengan hati nurani yang bersih... ya ngga'?

Posting Komentar

Recent Coment

Friends Link

Buku Tamu

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP